Mengapa Begini, Mengapa Begitu (2)
Tuesday, September 26th, 2006Makin hari pertanyaan yang diajuin Adam semakin lucu dan rada rumit deh. Bener-bener bikin aku geleng-geleng kepala.
**
"Kenapa setiap orang punya Ayah dan punya Ibu?"
"Kenapa ibu perempuan, dan kenapa ayah laki-laki?" (Nah lho, gimana coba jelasinnya?)
"Di mana rumahnya Allah?" (Haduuh, kok kepikiran sih nanya rumahnya Allah?)
**
Selain ngasih pertanyaan, tentunya anak kecil seumuran Adam juga suka nyecer (ini bahasa Indonesianya apa ya?) dengan pertanyaan lanjutan karena ga puas sama jawaban yang kita kasih.
Misalnya nih, hari Senin kemarin Adam ngajak aku ke toko buku, padahal semua transportasi publik di Rotterdam sedang strike jadi kita ga bisa pergi ke mana-mana.
Adam: "Bu, hari ini kita ke toko buku yuuk.."
Ibu: "Wah, hari ini kita ga bisa pergi, nak. Soalnya semua bis lagi mogok"
Adam: "Kenapa bisnya mogok?" (mungkin dia pikir bisnya mogok physically)
Ibu: "Mungkin mesin bis-nya rusak" (sembari bingung gimana cara jelasin strike ke ni bocah)
Adam: "Kenapa mesin-nya bisa rusak?"
Ibu: "Hmmm, mungkin bis-nya sudah lama dan kuno, jadi mesinnya rusak"
Adam: "Kita jangan naik bis yang kuno dong bu. Kita naik bis yang baru saja!"
Ibu: "Bis yang baru juga mogok, nak"
Adam: "Kok bisa mogok? Kan bis baru, jadi mesinnya ga rusak dong bu!"
Ibu: "Yaa, mungkin montirnya ga pernah bersihin mesin bis baru. Jadi mesinnya kotor banget, terus rusak deh" (Oalaah nak, kok ga selesai-selesai bertanya..)
Adam: "Kenapa kok montirnya ga pernah bersihin mesin bis baru itu?"
Ibu: "Mungkin montirnya lupa" (Sambil deg degan, pertanyaan berikutnya apa ya?)
Adam: "Oooh, montirnya lupa.."
Ibu: (Legaaa ga ada pertanyaan lanjutan..)
**
Setelah itu aku mikir, kayaknya aku salah ngasih jawaban deh. Harusnya dari awal aku bilang aja kalo semua sopir bus pada libur, jadi ga ada bis yang lewat. Simpel gitu aja. Pasti Adam ga tanya-tanya lagi deh.
Hmmm, tapi anak kaya’ Adam pasti akan terus tanya deh, "kenapa sopirnya libur semua?", dst..dst. Pasti sama aja akan ada pertanyaan lanjutan. Oalah, Adaaam Adam, kamu bikin ibu mikir terus nih..!
**
Lalu kapan Adam ga tanya-tanya, ga ngoceh, atau ga nyerocos? Kalo lagi tidur pules seperti ini nih..
**

