Akhirnya, BBM Naik (Lagi)

May 23rd, 2008 by adamomarmunandar

Dbrn279lGue pribadi ga menyalahkan pemerintah kalau menaikkan harga BBM. Gimana ga mau naik, harga minyak mentah melambung terus. Per hari ini sudah sekitar $130/bbl. Bandingin ama awal tahun lalu harganya masih seputar $65/bbl. Naik 2 kali lipat. Sudah bagus pemerintah naikin harga ‘cuma’ maksimal 28.7%, ga sampe 100%. Kalo gue jadi pemerintah sekarang, terus terang gue bingung mau dinaikin berapa tuh harga bensin, minyak tanah dan solar. Kalo harga BBM dalam negeri dinaikkan tapi harga minyak mentah dunia terus merangkak naik, sama aja beban subsidi terus bengkak.

**

Nyokap gue ampe bingung, beliau bilang: Negara kita punya ladang minyak sendiri, kenapa musti ikutin harga minyak di luar negeri. Kan kita bisa gali minyak sendiri, lalu kita pakai sendiri. Ga usah impor minyak, biar minyak kita jual di dalam negeri aja supaya harganya murah.

Bener juga ya pertanyaan nyokap gue itu. Sayangnya, kenyataannya ga sesederhana itu. Minyak mentah hasil galian dalam negeri tidak bisa langsung dijual di pompa bensin, tapi harus diolah dulu. Dan kita tidak bisa mengolahnya sendiri, minyak itu dijual dan dibawa ke luar negeri untuk diolah. Setelah siap pakai, baru dibawa dan dijual lagi ke Indonesia dengan harga pasar internasional.

**

Kok bisa begitu? Kenapa ga diolah saja di dalam negeri sehingga tidak perlu terpengaruh harga pasar internasional? Gue juga ga tau jawabannya kenapa. Apakah bangsa Indonesia terlalu bodoh sehingga tidak bisa mengolah minyak mentah sendiri? Ataukah pemerintah Indonesia terlalu bodoh sehingga bikin perjanjian sama pihak perusahaan asing pengelola sumber minyak di Indonesia yang isinya ga menguntungkan buat rakyat Indonesia, sehingga sampai di tangan rakyat Indonesia harga minyak jadi begitu mahal?

**

Nah, kalo sudah harga BBM naik (dan pastinya harga-harga lain pada ikut naik) mau bagaimana? Mau demo, percuma dan bikin capek deh. Wong tidak ada jalan lain selain naikin harga BBM. Pemerintah ga punya uang buat menanggung biaya nombok (baca: subsidi) yang makin lama makin besar. Mau marah, marah ama siapa? Ya sudah lah, yang paling gampang kita berhemat saja. Hemat di semua aspek. Hemat lampu, hemat AC, hemat air, hemat telepon, hemat gas, hemat belanja (beli sesuatu karena memang kita perlu, bukan karena kita ingin).

Lha trus gimana rakyat kecil yang selama ini sudah hemat setengah mati, tapi tetep aja hidupnya susah. Gue cuma bisa saran ke mereka, jangan sampai hemat sabar. Karena dengan sabar, semua yang berat bisa jadi ringan, yang ribet bisa jadi simpel. Setuju?

Amanda Mishal Munandar

March 24th, 2008 by adamomarmunandar

Mbak_mishal_endut Ini adalah foto Amanda Mishal Munandar. Lahirnya di RS Bunda, tanggal 14 Januari 2008 jam 14.45 melalui operasi caesar dengan berat 2930 gram dan tinggi 49 cm. Bayi Amanda lahirnya terlalu cepat 3 minggu. Ceritanya hari senin itu gue cuma mau check up dua mingguan aja di klinik dr.Joso di Kuningan. Setelah CTG, ternyata kok detak jantungnya ga begitu bagus. Trus di USG, eh kok ketubannya udah keruh. Kata dr.Joso musti bayinya musti segera dikeluarkan. Padahal usia kehamilan baru 37 minggu, gue takut organ2 bayinya belum siap. Ama dokter gue disuntik obat penguat paru-paru bayi.

**

Ga tau kenapa kok gue santai aja disuruh operasi hari itu juga. Gue kok yakin banget bayi Amanda akan baik-baik aja meskipun lahir lebih cepat. Dari klinik gue langsung telepon my hubby di kantor, telepon my mom dan my sisters. Habis itu gue langsung cabut ke Pancoran buat jemput Adam. Di sekolahnya Adam gue sempet nyuapin Adam makan siang dulu, biar nanti di rumah sakit dia ga kelaperan. Dari sekolah Adam, kita berdua pulang ke rumah ambil tas isi kebutuhan di rumah sakit, lalu sholat zuhur sambil nunggu my hubby dateng dari kantor (rumah nyokap tuh hari itu lagi berantakan abis, karena hari itu mulai renovasi. Cerita renovasi rumahnya nanti ya, di blog berikutnya.). Habis itu kita langsung berangkat ke rumah sakit.

Pas lagi dijalan, diteleponin ama susternya. Kok gue belum sampe juga di rumah sakit, sedangkan sejam lagi mau dioperasi. Sampe di rumah sakit, ga pake ba bi bu langsung disuruh ganti baju operasi dan siap-siap di ruang operasi. Gue yang tadinya santai aja mau operasi, ternyata pas di ruang operasi rada berasa deg degan juga. Dalem ati sempet berdoa. Ya Allah lancarkan lah jalannya operasi ini, selamatkan aku dan bayiku. Lahirkan bayiku dalam keadaan sehat dan normal fisik dan mentalnya. Panjangkan umurku supaya bisa merawat dan mendidik anak-anakku sampai mereka besar dan senantiasa bisa mendampingin suamiku. Amin.

Karena dari pagi sampe sebelum operasi gue belum sempat istirahat, makanya selama operasi itu meskipun dibius lokal tapi gue ga berasa apa-apa karena gue tidur dan baru bangun setelah di ruang pemulihan pasca operasi.

**

Pas lagi hamil tuh dr.Joso kasih tau kalo bayinya perempuan. Tapi sampe masuk ruang operasi, gue masih belum yakin bakalan punya bayi perempuan. Beneran deh, gue sih dikasih bayi laki-laki atau perempuan, asal sehat sudah Alhamdulilah. Makanya setelah balik ke ruang rawat dan diliatin bayi Amanda sudah bersih dan tidur lelap, rasanya gue senaaaang sekali. Lihat anak gue perempuan, imut, pipinya tembem dan hidungnya mancung :)

**

P1020103Ini foto Amanda terbaru, dia lagi mandi matahari. Udah ndut ya. Maaf kalau fotonya Amanda belum banyak. Soalnya digicam kita baru bisa dipake setelah beberapa bulan idle karena charger baterenya ga tau ketelingsut di mana. Kamera manual juga blitz-nya lagi ngadat. Aduh kecian deh si Amanda jadi jarang difoto. Padahal sudah banyak khalayak ramai, Amanda fans club, yang minta fotonya Amanda untuk segera dipublikasikan di blog hehehe..

**

Mas_adam_dek_mishal

Nah kalo ini foto Amanda bareng kakak Adam. Liat tuh senyumnya Adam sumringah banget soalnya Adam tuh senaaang banget punya adik. Adam sama sekali tidak jealous ama adiknya. Amanda diciumin, digemesin, dikerubutin terus deh. Kadang kalo Adam lagi jail, tangan Amanda dijadiin kopling mobil, perut Amanda dijadiin tuts piano yang dipencet-pencet, wah pokoknya gue bisa cerewet banget ngelarang Adam njailin adiknya. Tapi begitulah Adam, dia sayang banget ama Amanda. Kalo Amanda gumoh atau batuk lagi minum ASI, Adam ikutan prihatin sedih gitu padahal adiknya gapapa. Malah saking senengnya punya adik perempuan, Adam pesen lagi ke gue minta satu lagi adik yang laki-laki. Oh no! Punya dua anak aja udah repot banget, gimana kalo punya anak tiga!

**

Manfaat Ubi Jalar Merah

December 10th, 2007 by adamomarmunandar

Oleh Wied Harry Apraidji, Ahli Gizi dan Kuliner

—-

Jangan pernah lagi menyia-nyiakan ubi jalar merah, karena khasiatnya lebih dahsyat dari sekedar menjaga kesehatan mata.

Sekelompok antioksidan yang tersimpan dalam ubi jalar merah mampu menghalangi laju perusakan sel oleh radikal bebas. Karenanya, ubi jalar merah dapat mencegah kemerosotan daya ingat dan kepikunan, penyakit jantung koroner, serta kanker.

**

Plus bonus sehat lainnya termasuk membuat kita tetap awet muda. Ubi jalar yang termasuk umbi-umbian murah ini jarang masuk dalam menu keluarga kita, padahal di dapur barat, ubi jalar merupakan primadona. Pada merayaan hari besar seperti Natal dan Thanksgiving, penduduk AS konon lazim membuat sajian eksklusif dari ubi jalar merah seperti cake, kue kering, pure pelengkap steak atau salad, es krim, puding, muffin, souffle, pancake, kroket, sup krim, maupun sebagai taburan hidangan panggang.

Warna merah pada ubi pertanda kaya betakaroten. Kita mengenal ada beberapa jenis ubi jalar. Yang paling umum adalah ubi jalar putih. Selain itu ada juga yang ungu maupun merah. Sekalipun disebut ubi jalar merah, sebenarnya warna dagingn buahnya adalah tidak merah, tapi kekuningan hingga jingga alias orange.

Mengapa pilih yang merah? Karena dibanding ubi jalar putih, tekstur ubi jalar merah memang lebih berair dan kurang masir (sandy), tapi lebih lembut. Rasanya tidak semanis yang putih, padahal kadar gulanya tidak berbeda. Ubi jalar putih mengandung 260mkg (869SI) betakaroten per 100 gram. Ubi merah yang berwarna kuning emas memiliki 2900 mkg (9675 SI) betakaroten. Sedangkan ubi merah yang berwarna jingga mengandung 9900 mkg (32967 SI) betakaroten. Makin pekat warna jingganya, makin tinggi kadar betakaroten yang merupakan bahan pembentuk vitamin A dalam tubuh.

**

Secangkir ubi jalar merah kukus yang telah dilumatkan menyimpan 50000 SI betakaroten, setara dengan kandungan betakaroten dalam 23 cangkir brokoli. Yang menggembirakan, perebusan hanya merusak 10% kadar betakaroten, sedangkan penggorengan atau pemanggangan dalam oven hanya merusak 20%. Namun penjemuran menghilangkan hampir separuh kandungan betakaroten, sekitar 40%. Menyantap seporsi ubi jalar merah kukus / rebus sudah memenuhi anjuran kecukupan vitamin A, 2100 - 3600 mkg sehari

**

Didukung pasukan zat gizi lain selain betakaroten, warna jingga pada ubi jalar juga memberi isyarat akan tingginya kandungan senyawa lutein dan zeaxantin, pasangan antioksidan karetenoid. Keduanya termasuk pigmen warna sejenis klorofil, merupakan pembentuk vitamin A. Keduanya merupakan senyawa aktif yang memiliki peran penting menghalangi proses perusakan sel.

**

Ubi jalar merah juga kaya vitamin E. Dari 2/3 cangkir ubi merah kukus yang dilumatkan, diperoleh asupan vitamin E untuk memenuhi kebutuhan sehari. Satu buah sedang (100 gram) ubi jalar merah kukus hanya mengandung 118 kalori, setara dengan 1/4 kalori dari sepotong black forest cake. Zat gizi lain dalam ubi jalar merah adalah kalium, fosfor, mangan, dan vitamin B6.

Jika dimakan mentah, ubi jalar merah menyumbang cukup vitamin C. Makan 1 buah sedang ubi jalar mentah, sudah memenuhi 42% anjuran kecukupan vitamin C sehari. Dibanding dengan havermut (oatmeal), ubi jalar merah lebih kaya serat, khususnya oligosakarida. Menyantap ubi jalar merah 2 - 3 kali seminggu membantu kecukupan serat. Apabila dimakan dengan kulitnya, akan menyumbang serat lebih banyak lagi.

**

Khasiat betakaroten si provitamin A dari ubi jalar merah telah terbukti sebagai obat mata di Kabupaten Jayawijaya. Awalnya, 0.5% penduduknya menderita bercak bitot (xeroftalmia), bercak putih kapur pada kornea mata. Penyakit kekurangan vitamin A ini dapat menyebabkan kebutaan. Setelah kebiasaan mereka menyantap ubi jalar merah berikut daunnya, tak ada lagi penderita penyakit tsb.

Manfaat lain ubi jalar merah adalah mengendalikan produksi hormon melatonin yang menghasilkan kelenjar pineal di dalam otak. Melatonin merupakan antioksidan andal yang menjaga kesehatan sel dan sistem saraf otak, sekaligus mereparasinya jika ada kerusakan. Kurang asupan vitamin A menghambat produksi melatonin dan menurunkan fungsi saraf otak sehingga muncul gangguan tidur dan berkurangnya daya ingat. Keterbatasan produksi melatonin berbuntut menurunkan produksi hormon endokrin, sehingga sistem kekebalan tubuh merosot. Kondisi ini memudahkan terjadinya infeksi dan mempercepat laju penuaan. Ubi jalar merah yang melimpah vitamin A dan E dapat mengoptimumkan produksi hormon melatonin. Dengan rajin makan ubi jalar merah, ketajaman daya ingat dan kesegaran kulit serta organ tetap terjaga.

**

Yang unik, kombinasi vitamin A (betakaroten) dan E dalam ubi jalar merah bekerja sama menghalau stroke dan serangan jantung. Betakarotennya mencegah stroke, sementara vitamin E ubi jalar merah mencegah terjadinya penyumbatan dalam saluran pembuluh darah sehingga munculnya serangan jantung dapat dicegah. Manfaat tersebut didukung pulan oleh kandungan serat dalam ubi jalar merah. Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut, yang bekerja serupa busa spons. Serat menyerap kelebihan lemak/kolesterol darah, sehingga kadar lemak/kolesterol dalam darah tetap aman terkendali. Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar merah ini sekarang menjadi komoditas bernilai dalam pemerkayaan produk pangan olahan seperti susu. Selain mencegah sembelit, oligosakarida memudahkan buang angi. Hanya pada orang yang sangan sensitif, oligosakarida mengakibatkan kembung.

**

Tak layak disepelekan, ubi jalar merah merupakan umbi-umbian yang mengandung senyawa antioksidan yang paling komplet. Selain vitamin A, C, dan E, ubi jalar merah juga berlimpah vitamin B6 (piridoksin) yang berperan penting dalam menyokong kekebalan tubuh. Di luar perkiraan banyak orang, ubi jalar merah dengan kandungan vitamin B6-nya mampu mengendalikan jerawat musiman yang muncul menjelang menstruasi.

Agaknya, hampir semua zat gizi yang terkandung dalam ubi jalar merah mendukung kemampuannya memerangi serangan jantung koroner. Kesimpulan sebuah hasil penelitian menyebutkan, kalium dalam ubi jalar merah mampu memangkas 40% resiko penderita hipertensi terserang stroke fatal. Sementara, tekanan darah yang berlebihan pun merosot 25%.

**

Jika demikian kenyataannya, kini jangan pernah lagi menganggap remeh ubi jalar merah. Nikmati kapan saja kita suka, sambil memupuk manfaatnya.

Si ayah-yang-sering-banget-pergi-dinas

November 7th, 2007 by adamomarmunandar

Ceritanya:

Ada seorang ayah, sebut saja namanya si ayah-yang-sering-banget-pergi-dinas. Saking seringnya sang ayah itu pergi dinas, sebulan bisa sampe 3 kali pergi dinas ke luar kota dan hampir tiap hari sabtu dan hari minggu sang ayah tuh ga di rumah. Nah, tersebutlah kisah seorang ibu, namanya si ibu-pipi-tembem-perut-gendut-kaki-bengkak. Sang ibu ini suka ditinggal pergi dinas ama sang ayah, jadinya suka kangen (sekaligus bete karena ditinggal dinas melulu) ama si ayah-yang-sering-banget-pergi-dinas itu. Makanya kalo lagi kangen, si ibu-pipi-tembem-perut-gendut-kaki-bengkak nyetel lagu ini deh hehehe..

**

Lagunya:

Through The Years by Kenny Rogers

I can’t remember when you weren’t there
When I didn’t care for anyone but you
I swear we’ve been through everything there is
Can’t imagine anything we’ve missed
Can’t imagine anything the two of us can’t do

Through the year, you’ve never let me down
You turned my life around, the sweetest days I’ve found
I’ve found with you … Through the years
I’ve never been afraid, I’ve loved the life we’ve made
And I’m so glad I’ve stayed, right here with you
Through the years

I can’t remember what I used to do
Who I trusted whom, I listened to before
I swear you’ve taught me everything I know
Can’t imagine needing someone so
But through the years it seems to me
I need you more and more

Through the years, through all the good and bad
I knew how much we had, I’ve always been so glad
To be with you … Through the years
It’s better everyday, you’ve kissed my tears away
As long as it’s okay, I’ll stay with you
Through the years

Through the years, when everything went wrong
Together we were strong, I know that I belonged
Right here with you … Through the years
I never had a doubt, we’d always work things out
I’ve learned what love’s about, by loving you
Through the years

**

Through the years, you’ve never let me down
You’ve turned my life around, the sweetest days I’ve found
I’ve found with you … Through the years
It’s better everyday, you’ve kissed my tears away
As long as it’s okay, I’ll stay with you
Through the years!

**

P.S. Buat si ayah-yang-sering-banget-pergi-dinas yang lagi nginep di Ritz Bali. Kalo perut lagi ga gendut, si ibu-pipi-tembem-perut-gendut-kaki-bengkak pasti udah ngikut juga deh!

1 Syawal 1428 H

October 18th, 2007 by adamomarmunandar

Keluarga Munandar (Haris, Adam dan Novi) mengucapkan:

Selamat Idul Fitri. Mohon Dimaafkan Atas Segala Kekhilafan.

Semoga Allah SWT Masih Memberi Kita Kesempatan Untuk Bertemu Dengan Ramadhan dan Idul Fitri di Tahun Depan dan Tahun-Tahun Berikutnya. Agar Kita Masih Bisa Terus Beramal Baik dan Senantiasa Berbagi Kebahagiaan Bersama Orang-Orang Yang Kita Cintai.

Amin Ya Robbal Alamin.

**

Do, masih inget ga?

October 8th, 2007 by adamomarmunandar

Do, masih inget ga dulu waktu upik masih smp dan ayah baru aja meninggal, udo ngajak upik boncengan naik motor ke aldiron beli sepatu nike warna pink yang modelnya terbaru dan mahal itu?  Trus pulangnya kita mampir di buncit beli gorengan. Udo inget ga waktu upik masih sma dan keterima di kelas A1, trus udo beliin upik hadiah scientific calculator yang bagus banget dan bikin upik jingkrak-jingkrak kegirangan.

**

Do, udo inget ga dulu waktu upik smp hampir tiap minggu minta beliin pisang gepeng yang lekker dan berlumur gula halus itu? Trus udo juga sering beliin bakmi golek yang di otista itu? Mau tanggung bulan atau baru gajian, udo ga pernah nolak kalo kita minta traktir makanan.

**

Do, udo inget ga tiap kali upik, haris dan adam datang dari belanda atau mau berangkat ke belanda, pasti udo jemput dan nganter kita ke bandara. Ga pernah enggak. Udo pasti ada di bandara tiap kali kita datang, dan udo pasti anter tiap kali kita mau balik ke belanda. Meskipun udo lagi sibuk di kantor, pasti udo bela-belain sisihkan waktu buat upik sekeluarga.

**

Do, udo inget ga waktu adam lahir di mmc, udo nungguin upik operasi kan? Trus pas upik pulang habis melahirkan, udo juga yang jemput dan nyetirin kijang merah. Masih ada tuh fotonya, udo difoto ama haris dari samping pas lagi nyetir. Padahal waktu itu hari kerja dan siang-siang, udo bela-belain izin dari kantor buat jemput adam yang baru lahir.

**

Do, udo inget ga waktu upik nikah, udo juga ikutan sibuk. Sampe-sampe udo musti izin beberapa hari dari kantor biar bisa ngurusin upik nikah. Ya kan, Do?

**

Kenapa udo pergi cepat sekali? Ga kasih firasat apa-apa ke kita semua, adik-adik perempuan udo yang lima orang ini. Udo tau ga sih, kalo kita adik-adik udo sangat sayang ke udo? Kita berlima kan udo yang menikahkan karena ayah sudah pergi duluan. Kita berlima kan udo yang urusin dari sejak ayah pergi sampai sekarang, sampai kita berlima udah segede-gede gini. Sampe kita berlima udah menikah semua, perhatian  udo ke kita masih aja sama seperti dulu.

**

Udo tau ga sih, kalo udo tuh keseringan ngurusin kita adik-adik udo dan ngurusin keluarga yang lain sampai-sampai udo ga perhatiin urusan udo sendiri. Udo capek ga sih selama ini ngurusin kita semua? Enggak kan ya, udo pasti senang.

**

Do, sekarang upik lagi hamil. Upik sedih deh udo ga sempet lihat anak upik yang ke-2 nanti lahir. Insya Allah lahirnya februari 2008, Do. Padahal upik udah pernah berkhayal, nanti pas upik lagi jemur bayi di depan rumah, udo dateng mampir pagi-pagi sebelum ke kantor. Nengokin ponakan udo yang baru lahir.

**

Do, udo inget ga tiap dateng ke rumah, udo pasti nongol di kamar adam. Di depan pintu kamar adam, udo pasti manggil "Adam..!", dengan gaya dan intonasi udo yang khas. Inget ga dulu waktu adam baru lahir dan dan haris masih di belanda, udo hampir tiap hari dateng dan nggendong adam. Kata udo, kalo sehari ga ketemu adam tuh udo suka kangen. Trus pas adam sudah belajar duduk, pasti main ama udo sambil didudukin di perut udo. Adam kesenengan banget, soalnya perut udo kan gendut, jadi empuk :)

**

Do, masih banyak kenangan manis upik terhadap udo. Dan semua kenangan manis itu akan upik inget terus. Dan ga cuma upik yang punya kenangan manis ke udo, semua orang yang kenal udo bilang, udo adalah orang yang penuh perhatian ke orang lain. Buktinya yang menyolatkan jenazah udo kemarin, banyak sekali lho Do. Di masjid ciputat, jemaah yang menyolatkan udo penuh. Di masjid duren tiga, juga penuh dengan jemaah yang menyolatkan udo. Sampai orang yang belum kenal udo juga mengirimkan doa tahlil. Asyik ya, Do. Kan kalau yang menyolatkan banyak, dosa Udo Insya Allah diampuni. Mana sekarang bulan Ramadhan, dan udo perginya hari Kamis. Upik yakin deh, jalannya udo di sana lancar sekali. Muka udo juga tenang, seperti bayi lagi bobo’. Ada orang kemarin yang bilang, kalau dia mau diambil Allah dia pingin caranya seperti udo, tenang dan damai.

**

Maaf lho Do, kita semua sampai sekarang masih nangis sedih kalau ingat udo. Bukannya kita ga ikhlas, tapi kita benar-benar kehilangan. Udo curang! Kenapa pergi cepat sekali. Banyak yang bertanya, kenapa orang baik meninggalnya cepat?. Kapan kita terakhir Idul Fitri bersama? Ah ya, Idul Fitri terakhir kita bersama tahun 2003, waktu itu upik di Jakarta habis melahirkan Adam.

Udo sayang, Insya Allah kita berlima adik-adik perempuan udo akan ikut menjaga Alya dan Rama, anak-anak udo. Semoga mereka bisa menjadi anak-anak sholehah dan sholeh yang bisa terus mendoakan udo di sana.

**

Udo udah ketemu ayah belum di sana? Udo ama ayah baik-baik ya di sana. Insya Allah doa kita buat udo dan ayah tidak akan putus. Upik akan selalu berusaha mengirimkan Al Fatihah sehabis sholat lima waktu.

**

** Buat kakak tersayang, almarhum udo Firmansyah bin Fathullah Basri. Wafat di Jakarta hari ke-22 bulan Ramadhan / 4 Oktober 2007 dalam usia 45 tahun **

If you’re happy and you know it, clap your hands

May 23rd, 2007 by adamomarmunandar

Lebaran 1994.

"Maaf lahir bathin, tante", gitu ucapan gue sambil nyalamin saudara jauh nyokap yang gue panggil tante.

"Eh, ini si Novi ya? Udah lama ga kelihatan. Kuliah di mana sekarang?." Duile si tante surprise banget kayaknya liat gue saat itu beredar di Jakarta.

"Di Bandung, tante"

"Ooh, di Bandung. Kapan lulus?." Oalah si tante, bukannya nanya kuliah di jurusan apa, malah nanya kapan lulus.

"Belum tahu, tante. Doain aja biar cepet lulus", jawab gue polos. Habis, mau jawab apa dong ya?

Untung aja Lebaran tahun berikutnya, 1995, gue udah lulus. Gue pikir, nanti kalo pas ketemu si tante lagi, gue bisa jawab "Alhamdulilah udah lulus, tante" :)

**

Halal Bi Halal 1995.

Waktu nyalamin sodara-sodara gue, mereka pada tanya "Lho, Novi sekarang udah balik ke Jakarta? Ga tinggal di Bandung lagi.?

Gue jawab "Iya, udah di Jakarta lagi. Karena udah selesai kuliah di Bandung."

Dan pertanyaan lanjutannya dari sodara gue, "Kerja di mana sekarang?."

Aha, untung aja pas lulus gue langsung dapet kerja, jadi bisa jawab "Kerja di Schlumberger Jakarta."

Sodara gue tanya lagi, "Udah punya pacar belom?." Halah, kok malah lanjut nanya pacar. Mbok ya nanya kantornya di mana, seneng ga kerja di sana, kerja di bagian apa gitu kek :(

**

Halal bi halal 1998.

"Kerja di mana sekarang?", Om gue tanya.

Gue jawab, "Sekarang udah ga di Schlumberger lagi, Om. Pindah ke Citibank." Dalem ati gue mikir kira-kira pertanyaan berikutnya apa ya?.

"Di mana kantornya?", om gue tanya lagi. Aha, ternyata pertanyaan berikutnya masih nyambung :) "Kantornya di Sudirman, Om". Bla..bla.. asyik ngobrol ama si Om seputar kerjaan.

"Terus, kapan rencana menikah?", lanjut si Om. Oalah, ternyata ujung-ujungnya ada pertanyaan lanjutan yang ga nyambung. Topik awalnya kan kerjaan, eh kok tau-tau tanya kapan nikah :)

**

Farewell di Camoe-Camoe 2001.

"Nov, lu di Belanda mau berapa tahun?" tanya si Ocha temen gue.

"Rencananya sih cuma setahun. Program sekolahnya juga cuma setahun kok", jawab gue sambil ngambil bakwan jagungnya Camoe-Camoe.

"Terus, lu kapan punya anak?", si Ocha nanya lagi.

"Ntar ya, lu gue kabarin kalo gue udah punya anak", sahut gue santai.

**

Sowan ke rumah sodara tahun 2007.

"Eh, si Novi udah balik dari Belanda. Kapan nih nambah?", tanya sodara gue sambil ngelirik ke anak gue yang baru satu, Adam.

Gue berlagak polos aja jawabnya, "Hmmm, nambah apa nih? Nambah gendut, nambah deposito, atau nambah cakep?."

Sodara gue nyahutin sambil ngakak, "Yaa nambah anak dong!."

Untung gue udah nyiapin jawaban kalo ada yang nanya kaya’ begini. "Adam punya adik? Santai aja, Belanda masih jauh kok!". Ga nyambung ga nyambung deh. Abis pertanyaannya ga nyambung juga sih. Mbok ya tanya, kapan datengnya, seneng ga balik ke Jakarta, keringetan melulu ga di Jakarta, etc. Kan masih banyak pertanyaan yang ga nyerempet (kaya metromini di Jakarta) pribadi begitu.

**

Yaah, begitulah orang-orang di sekitar kita. Sering banget ngasih pertanyaan yang tiada habisnya. Kalo masih kecil, ditanya udah sekolah belum. Kalo lagi kuliah, ditanya kapan lulus. Kalo udah lulus, ditanya kapan kerja. Kalo udah kerja, ditanya kapan kawin. Kalo udah kawin, ditanya kapan punya momongan. Kalo udah punya anak, ditanya kapan ngasih adik. Kalo udah ngasih adik, masih ditanya lagi kapan nambah anak lagi. Kalo udah punya anak banyak, ditanya kapan mantu. Never ending questions, gitu loh.

**

Happy Kalo menurut temen gue, orang-orang bertanya begitu buat basa basi aja karena ga ada topik yang musti dibicarain. Oalah, kasihan banget kehabisan topik :) Mbok kalo enggak ada topik, ya ngegossipin selebriti aja. Kan acara infotainmen di tv banyak (Huss, ga boleh sering-sering nonton infotainment. Buang-buang waktu ah!)

Sedangkan kalo menurut nyokap gue, orang-orang bertanya begitu tanda mereka sayang sama kita. Misalnya nih ada orang yang sudah menikah tapi belum punya anak, nah para sodara-sodara itu kalau tau kita belum punya anak, bakalan ndorong-ndorong supaya kita segera punya anak dan ngasih saran ini itu supaya cepet bisa punya anak. Karena mereka semua pingin kita bahagia, gitu kata nyokap. Lho, yang tau kita bahagia atau enggak kan kita sendiri ya? Kalo ada orang yang bahagia tanpa punya musti anak, ya sah-sah aja dong. Kok orang lain bisa-bisanya merasa tau apa yang bikin kita happy.

Kalo gitu tiap ketemu sodara-sodara, gue tepuk tangan aja kali? Tepuk tangan? Iya kan sesuai ama lagunya Adam di sekolah: 

If you’re happy and you know it, clap your hands (clap clap!)

If you’re happy and you know it, clap your hands (clap clap!)

If you’re happy and you know it, and you really want to show it

If you’re happy and you know it, clap your hands (clap clap!)

Biar mereka tau kalo gue udah happy, jadi ga usah tanya-tanya lagi :)  

**

Sekolah Jangan Setengah-Setengah

May 16th, 2007 by adamomarmunandar

StudentBaru pertama kali aku dan my hubby jadi orang tua yang harus mencari sekolah di Jakarta yang pas untuk Adam. Sekolah yang pas, maksudnya yang menurut kami paling optimal buat Adam. Yang pernah punya pengalaman mendaftarkan sekolah buat anak di Jakarta, pastilah tahu bahwa di Jakarta itu ada banyaaak sekali sekolah yang berlomba-lomba menarik minat orang tua untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut. Itulah sebabnya kita harus kritis memilih mana sekolah yang cocok untuk anak kita dan seesuai dengan kantong kita (alias ga terlalu mahal). Tulisan ini sekedar cerita sedikit pengalaman aku waktu mencari sekolah taman kanak-kanak (TK) buat Adam.

**

Ada sekolah yang menjanjikan bahasa pengantar bilingual bahasa Inggris-bahasa Indonesia, tetapi pengajar yang mengajarkan bahasa Inggris bukan native speaker melainkan guru yang dibekali dengan kemampuan berbahasa Inggris. Yang jadi masalah adalah jika guru tersebut kemampuan berbahasa Inggrisnya kurang baik tetapi sudah ditugaskan untuk mengajar di kelas bilingual. Sehingga anak-anak jadi terbiasa berbahasa Inggris yang kurang baik, kurang tepat, atau bahkan salah. Contohnya enggak usah jauh-jauh deh, di tempat anakku sekolah menjanjikan tahun depan sekolah tersebut akan dimulai program bilingual. Mulai dari sekarang, anak-anak sudah diajarkan berbahasa Inggris oleh seorang guru yang kalau bicara dengan anak-anak di kelas seperti ini contohnya: "Ayo anak-anak, sit down".  Atau "Anak-anak, lets count ada berapa jepit di rambutnya Anissa". Atau "What colour jam tangannya Aditya?". Aku yang dengernya prihatin banget. Bagaimana kemampuan berbahasa anak-anak itu nanti kalau diajari bahasa yang gado-gado begitu? Lebih baik tingkatkan dulu kemampuan berbahasa Inggris si guru, jangan mengajar jika kemampuannya hanya setengah-setengah.

**

Ada juga sekolah yang menjanjikan trilingual bahasa Inggris-bahasa Indonesia-bahasa Arab. Aku sendiri belum pernah melihat proses belajar di sekolah trilingual itu, mudah-mudahan anak-anak tidak diajar bahasa campur-campur Inggris-Indonesia-Arab.

**

Kalau menurut aku, kalau seorang guru tidak baik kemampuan bahasa Inggrisnya, lebih baik JANGAN mengajari anak berbahasa Inggris. Karena si anak nanti kalau berbicara dalam bahasa Inggris akan terdengar aneh atau malah jadi salah. Aku sendiri hampir tidak pernah mengajak Adam berbahasa Inggris di rumah, karena aku tahu bahwa bahasa Inggris aku masih jauh dari sempurna. Paling aku hanya sebatas mengajarkan Adam lagu anak-anak dalam Inggris. Rencananya nanti kalau Adam sudah cukup besar akan aku masukkan ke kursus bahasa Inggris yang gurunya (meskipun orang Indonesia) memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik.

**

Selain sekolah ‘bilingual’ atau ‘trilingual’, ada juga sekolah yang menjanjikan kelas terpisah. Antara murid dengan kemampuan ‘biasa’ alias tidak terlalu pintar atau tidak terlalu cerdas, dipisahkan kelasnya dengan murid berkemampuan ‘luar biasa’ alias pintar dan cerdas. Maksud pemisahan ini, menurut yang aku baca di website sekolah tsb, adalah supaya anak yang kemampuannya ‘luarbiasa’ bisa ditangani secara khusus. Waduh, kalau nanti aku masukkan anakku di sekolah itu dan  ternyata anakku termasuk yang berkemampuan ‘biasa’, apakah nanti tidak membuat si anak minder? Kalau menurut aku, tujuan sekolah adalah untuk membangun dan mengasah kecerdasan dan kemampuan si anak, dan bukan untuk memperkenalkan rasa minder.

**

Yang menarik juga adalah sekolah-sekolah super duper mahal yang menawarkan sistem IB (International Baccalaureate), pengertiannya bisa dibaca disini. Bagi orang tua pada umumnya, pengertian sekolah IB adalah sekolah yang kurikulumnya sudah disamakan dan diakui oleh universitas-universitas di luar negri sehingga nanti kalau si anak lulus setingkat SMA dari sekolah yang bersertifikat IB, si anak bisa langsung (atau lebih mudah?) masuk ke universitas di luar negri. Padahal kalau kita mau sedikit berfikir, ternyata tidak semua universitas di luar negri meminta IB sebagai persyaratan untuk masuk universitas. Bahkan universitas-universitas ranking utama di Eropa dan Amerika memiliki sistem penerimaan mahasiswa sendiri. Punya atau tidak punya ijasah dari sekolah berkurikulum IB tidak menjadi masalah. Si anak tetap bisa mendaftar ke universitas-universitas ranking utama di Eropa dan Amerika asalkan si anak lulus seleksi. Jadi ga ada gunanya dong nyekolahin anak mahal-mahal ke sekolah berkurikulum IB? Tentu ada gunanya, pastinya sekolah berkurikulum IB bermaksud agar anak dilatih berkemampuan ’sama’ dengan anak-anak di luar negri sehingga nanti mereka menjadi lebih kompetitif saat mereka mendaftar ke universitas di luar negri.

Hanya saja bagi mereka yang tidak menyekolahkan anaknya ke sekolah berkurikulum IB, tak usah merasa sedih tidak dapat menyekolahkan anaknya ke sekolah ‘terbaik’. Tidak. Banyak kok sekolah lain yang tanpa berkurikulum IB, tetapi tetap memiliki kualitas yang baik.

**

Ternyata bener kalau temen aku ada yang pernah bilang, "Anak gue yang mau sekolah, kok gue yang stress ya?". Emang susah sih cari sekolah yang tepat untuk anak :)

Sebenarnya, kalau menurut saya, didikan utama bagi anak dimulai dari rumah. Orang tua harus bisa senantiasa memberikan contoh yang baik kepada anaknya. Orang tua di rumah bisa mengajarkan sopan santun, kasih sayang, disiplin, bermain, belajar dan bereksplorasi. Apa yang diajarkan di sekolah bukan 100 persen tanggung jawab guru, tapi juga tanggung jawab dari orang tua. Bayangin aja 24 jam sehari, anak di sekolah dan di tempat kursus paling lama 10 - 11 jam. selebihnya 14 sampai 13 jam dihabiskan anak di rumah bersama pengasuh atau orang tua. Jadi, biar gimana pun orang tua atau pengasuh tetap berperan penting dalam mendidik anak, bukan hanya guru.

**

WisudaSampai hari ini aku dan my hubby belum memutuskan Adam akan disekolahkan di sekolah dasar (SD) yang mana. Selama 2 tahun ke depan masih akan kami gunakan untuk mencari sekolah mana yang tepat buat Adam. Tapi kalau sekolah SMA, kita udah rencana akan nyekolahin Adam ke SMUN 8 di Bukit Duri Jakarta. Kenapa? Soalnya kita berdua ‘produk’ dari sana dan kita puas banget sekolah di sana. Makanya kita pingin Adam juga merasakan sekolah di sana :) Kalau untuk kuliahnya Adam? Udah ada rencana juga, tapi masih rahasia makanya ceritanya nanti-nanti aja. Kan Adam kuliahnya juga masih lama, masih 14 tahun lagi!

**

Mendarat Dengan Selamat dan Jadi ‘Onta’

May 8th, 2007 by adamomarmunandar

Lebih dari sebulan yang lalu, kami sudah mendarat dengan selamat di Jakarta. Alhamdulilah kami bertiga sehat selama perjalanan di pesawat selama kurang lebih 15 jam. Berhubung kita ke Jakarta dalam rangka pindahan (bukan liburan), jadi barang yang kita bawa ke pesawat juga banyaaak banget; 2 koper gede, 1 koper kecil, 1 sepeda Adam, 1 papan ukuran tinggi badan, 2 tas laptop, 2 ransel, 1 sportbag, 1 paperbag gede, 1 lady handbag, dan 1 kereta dorongannya Adam. Lima barang pertama masuk bagasi, selebihnya masuk ke kabin. Untuuung aja ada Nike, yang berbaik hati nawarin njemput ke rumah dan nganterin ke Schipol naik mobil. Kebayang deh, kalo ga ada Nike gimana jadinya nasib kita bertiga beserta barang-barang :)

**

Dari mulai check in sampe boarding, gue bawa berbagai barang: ransel di punggung, tas laptop di bahu kanan, paperbag gede nyantol di bahu kanan sekalian selempangin lady handbag, di tangan kanan dan kiri bawa jaket winternya kita bertiga karena itu jaket-jaket tebal banget dan ga muat masuk tas. Sedangkan my hubby kurang lebih juga sama, dia bawa ransel di punggung, bahu kiri ada tas laptop, bahu kanan ada sportbag gede, lalu dua tangannya dorong buggy-nya Adam dan Adam duduk di situ. Pernah lihat onta bawa barang ga? Itu lho, onta yang kalo lagi bertugas mengangkut barang, tiap punuknya dicantolin barang kiri-kanan-depan-belakang. Yang ada gue dan my hubby serasa jadi onta, tiap ‘punuk’ di badan dicantolin barang :)

**

Udah gitu pas transit di Singapura, kita musti ganti pesawat. Yaah namanya juga naik SQ, kalo naik KLM kan ga perlu ganti pesawat :( Ya udah di sana kita jadi Onta lagi deh, semua barang yang masuk kabin musti dibawa pindah ke pesawat yang lain. Hampir setiap pramugari atau pramugaranya SQ di dalam pesawat nawarin bantuan untuk bawain barang gue. Kesian kali ya lihat gue yang udah kucel trus bawa barang buanyak banget. Ya gimana ga kucel, selama 12 jam Singapura - Amsterdam kita ga bisa tidur, karena perbedaan waktu dengan Rotterdam. Yang ada, baru aja kita mau tidur eh udah landing di Singapura. Rencana mau menikmati window shopping di Changi, boro-boro deh. Yang ada heboh pindah pesawat dan mata ngantuk kepingin tidur. Tapi untung juga lho ga bisa tidur di pesawat, jadi bisa nonton pilem banyak :)  Sempet nonton James Bond (tapi ternyata gue ga suka filmnya, isinya orang berantem melulu), sempet nonton Blood Diamond (tapi juga enggak suka karena banyak senjata dan darah), sempet nonton Holidaynya Cameron Diaz (nah, yang ini gue suka karena filemnya lucu), dan satu lagi nonton pilem The Pursuit of Happyness (film ini bikin gue kagum ada orang seperti itu, dan gue jadi tambah bersyukur deh).

**

Sekarang ini kita lagi adaptasi di Jakarta. Terutama adaptasi sama cuaca, kuman, bakteri, dan makanan. Sementara ini kita bertiga dilarang jajan sembarangan (tapi udah sempet jajan di KFC hehehe) dan sebisa mungkin makan makanan dari rumah aja. My hubby juga tiap hari ke kantor bawa bekal dari rumah, meskipun ternyata di kantornya sering ada acara makan-makan :)  Trus Adam juga lagi adaptasi ama lingkungan di Jakarta dan sudah mulai sekolah baru, di Kelompok Bermain Yasporbi di Pancoran Jakarta Selatan.

**

Sudah dulu ceritanya deh. Tuuh udah kedengeran azan subuh dari mesjid deket rumah. Waah, di Rotterdam mana bisa denger azan subuh seperti ini :)

**

Moving On

March 26th, 2007 by adamomarmunandar

Ga terasa sudah lebih dari 5 tahun kita tinggal di Rotterdam. Sekarang sudah waktunya untuk pindah dan meneruskan petualangan ke Jakarta. Besok lusa, kami (Haris, Adam dan Novi) akan berangkat meninggalkan Rotterdam dan akan tiba di Jakarta insya Allah hari Kamis tanggal 29 Maret 2007.

**

Hati rasanya senang, sedih dan senewen campur jadi satu. Tapi yang pasti, kita berterimakasih untuk semua teman, tetangga dan saudara di Rotterdam atas kebaikan yang selama ini diberikan kepada kami bertiga. Terimakasih atasu dukungan dan pertemanan dari kalian, yang sudah membuat kami betah, bahkan sangat betah, tinggal di Rotterdam. Semoga kita bisa ketemu lagi di masa yang akan datang.

**

Dan untuk semua teman, tetangga dan saudara di Jakarta, kami sudah tidak sabar untuk bertemu kalian semua. Sudah tidak sabar untuk merasakan nikmatnya makanan Indonesia (yang masih tinggal di luar negri ga boleh sirik ya..) dan merasakan panas dan gerahnya udara di sana :)

**

Semoga sehat selalu dan sukses untuk semuanya. Please keep in touch. Alamat email kami tetap sama; Adam (adam_munandar@yahoo.com), Haris (haris_munandar@yahoo.com) dan Novi (novita_munandar@yahoo.com). Dan kalau sambungan internet di rumah Jakarta sudah nyala, pasti blognya akan tetap di-update dan kabar tentang Adam akan selalu di-post sebagai obat kangen om-om dan tante-tantenya Adam semua di Rotterdam :)

**

Btw, hari ini Adam perpisahan sama temen-temen sekolahnya. Kemarin Adam perpisahan sama temen-temen di pengajian dan hari ini mau perpisahan juga sama tetangga. Terimakasih atas kado-kado dari semuanya, semua kado akan dibawa ke Jakarta dan sekarang koper Adam jadi overweight deh :)

**